Wednesday, August 18, 2004

Rindu

Kata yang dulunya jarang hadir dalam memori ingatanku
namun kenapa kini ia selalu menggelayuti pikiranku
jejak-jejaknya senantiasa mengembara dalam sunyi
tak lelah menapaki setiap hari-hari yang kulewati

kekuatan energi cintakah yang telah melahirkannya kembali
sehingga ku tak kuasa menghalaunya pergi
walau bertemankan kesibukan rutinitas tiap hari
pagi sampai sore berulang kali

namun ia tetap saja menyusup pasti
membasahi setiap relung-relung hati
mengalir bagai air bah
melesat bagai sebatang panah

ahh...aku harus berkata jujur
tak bisa membohongi nurani lagi
karena tak ada obat yang manjur
kecuali bertemu dengannya lagi

istriku...
aku rindu padamu.....
Love Letter

No comments: