Thursday, May 31, 2007

Senyum


Senyum di ensiklopedia bebas berbahasa indonesia dalam fisiologi adalah ekpresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang tersenyum untuk menampilkan kebahagiaan dan rasa senang. Disadari ataupun tidak ternyata senyum bukan hanya membuat diri kita yang tersenyum tetapi juga orang lain yang menerima senyuman terimbas oleh rasa bahagia.

Senyum dapat menambah manisnya wajah sekalipun berkulit hitam legam pun tua keriput. Bahkan kata-kata yang disampaikan dengan senyum yang tulus rasanya lebih enak didengar dan orangnyapun lebih enak dilihat. Yang jadi pertanyaan, apakah kita termasuk orang yang senang tersenyum untuk orang lain? Mengapa kita merasa berat untuk tersenyum, bahkan dengan orang terdekat sekalipun. Padahal Rasulullah yang mulia tidaklah berjumpa dengan orang lain kecuali dalam keadaan wajah yang jernih dan senyum yang tulus. Maka tersenyumlah, karena senyum itu adalah sedekah yang paling mudah. Sebagaimana syair yang dinyanyikan oleh Raihan...

Manis wajahmu kulihat di sana,
Apa rahsia yang tersirat,
Tapi zahirnya dapat kulihat,
Mesra wajahmu dengan senyuman.

Senyuman...senyuman
Senyum tanda mesra,
Senyum tanda sayang,
Senyumlah sedekah yang paling mudah,
Senyum di waktu susah,
Tanda ketabahan,
Senyuman itu tanda keimanan.

Senyumlah senyumlah senyumlah senyumlah
Hati yang gundah terasa tenang,
Bila melihat senyum hatikan tenang,
Tapi senyumlah seikhlas hati,
Senyuman dari hati jatuh ke hati.

Senyumlah senyumlah
Senyumlah seperti Rasulullah,
Senyumnya bersinar dengan cahaya,
Senyumlah kita hanya kerana Allah,
Itulah senyuman bersedekah.

Senyumlah senyumlah senyumlah senyumlah
Itulah sedekah yang paling mudah,
Tiada terasa terhutang budi,
Ikat persahabatan antara kita,
Tapi senyum jangan disalah guna.

Senyumlah senyumlah senyumlah senyumlah